facebook twitter instagram bloglovin

MR.B

My Boring Life, My Boring Love, and whatever it is

  • Home
  • Food
  • Lifestyle
  • Education
  • Tech
  • Travel
  • Health
  • About

7 Tips Sehat Menggunakan Laptop Sehari – Hari Yang Wajib Kamu Ketahui

Dewasa ini, pengguna perangkat elektronik khususnya laptop semakin meningkat. Banyak alasan mengapa orang – orang banyak menggunakan laptop, mulai dari untuk kebutuhan kerja, hiburan, ataupun kebutuhan lain seperti menyelesaikan tugas – tugas dan juga bermain games. Semakin sering penggunaan laptop untuk kebutuhan sehari – hari kita dan tak jarang dalam jangka waktu penggunaan yang lama, meyebabkan banyak keluhan yang tanpa kita sadari berasal dari cara penggunan yang tidak benar. Mulai dari kita sering merasakan sakit pada mata, ataupun badan merasa pegal – pegal. Untuk mengurangi dampak negatif yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan atau cara pemakaian yang salah, maka saya akan memberikan sedikit tips sehat mengoperasikan laptop sehari – hari. Lagsung saja kita intip satu – persatu tipsnya :
1. Posisi duduk yang benar
    Posisi Duduk Yang Benar Menggunaka Laptop
    Posisi duduk sangat penting diperhatikan, usahakan menempatkan layar laptop sejajar dengan mata, ini untuk mengurangi posisi kita menjadi membungkuk. Sebisa mungkin tempatkan laptop pada meja, jangan sering – sering memangkunya, karena pada saat laptop kita pangku panas dan radiasi yang keluar dari laptop dapat menggangu kesehatan kita. Gunakan kursi yang dapat diatur sehingga lebih membuat kita nyaman saat duduk menggunakan laptop dalam jangka waktu yang cukup lama. Bila kondisi duduk keliru, maka dampaknya adalah pinggang menjadi taruhannya. Pinggang akan sering nyeri bila hal keliru itu sering dilakukan terus menerus.
    Dan juga jangan menggunakan laptop dengan posisi tengkurap. Saya sering melihat teman-teman menggunakan laptop dengan posisi ini. Dengan kepala diletakkan pada bantal. Setelah saya coba posisi tersebut, beberapa menit leher saya sakit. Nah berarti posisi tersebut nggak baik buat leher kita.
    2. Atur Kecerahan Layar
    Atur kecerahan atau contrass pada layar monitor, karena constrass yang terlalu cerah ataupun terlalu gelap meyebabkan mata bekerja lebih ekstra untuk dapat melihatnya, efeknya menyebabkan mata menjadi cepat lelah. Selain itu, layar terlalu terang juga mengakibatkan baterai laptop cepat habis. Nah, selain sehat juga bisa menghemat baterai bukan.
    3. Gunakan Mouse
    Pada laptop biasanya sudah dilengkapi dengan yang namanya touchpad, yang fungsinya juga sama dengan mouse. Tetapi dalam jangka waktu penggunaan yang lama penggunaan touchpad yang berlebihan menyebabkan lelah terutama pada bagian pergelangan tangan. Mouse di desain lebih nyaman, dengan begitu penggunaan dalam waktu lama tidak terlalu menyebabkan lelah atau bahkan sakit pada tangan secara berlebihan. Mouse pun beragam ukurannnya, usahakan jangan membeli yang terlalu kecil. Karena sama saja bila mouse yang Anda gunakan terlalu kecil dari ukuran telapak tangan Anda, maka juga dapat menyebabkan pergelangan tangan cepat lelah.
    4. Pasang Screen Protector
    Pemasangan screen protector dapat mengurangi jumlah radiasi yang dipaparkan oleh layar monitor laptop ke mata, sehinggga dapat mengurangi dampak buruk yang dapat terjadi pada mata karena paparan sinar bluelight tersebut. Screen Protector itu untuk murahnya. Untuk yang lebih baik lagi Anda dapat menggunakan kacamatan khusus untuk meredakan sinar biru tersebut. Biasanya di toko optik sudah disediakan. Dengan menggunakan kacamata tersebut, dapat mengurangi kelelahan mata akibat terlalu lama di depan layar laptop.
    5. Sering-seringlah berkedip
    Terkadang hal sepele yang sering kali lupakan adalah kita terlalu fokus menatap layar monitor laptop, sehingga jumlah kedipan mata yang terjadi menjadi lebih sedikit dibanding normalnya. Padahal saat berkedip secara tidak langsung mata terlumasi, ini sangat penting untuk menjaga mata agar tidak kering. Atau bila Anda galau, boleh kok dicoba sambil menangis.
    6. Melakukan Peregangan
    Dalam penggunaan laptop yang lama, meyebabkan otot – otot menjadi menegang, dengan begitu sebaiknya lakukan peregangan pada otot – otot yang dirasa kaku. Lakukan perengangan sekitar 30 menit sampai satu jam sekali. Sederhana saja, seperti menolehkan kepala ke kiri maupun ke kanan. Ke atas maupun ke bawah. Sederhana memang, namun efeknya cukup lumayan membantu.
    7. Istirahatkan Mata
    Mata adalah salah satu bagian tubuh yang paling mudah lelah, dengan begitu jangan memaksakan mata untuk terus – menerus bekerja, istirahatkan mata sekitar 30 menit sekali dengan cara memalingkan pandangan dari layar monitor, kemudian bisa dengan melihat objek jauh kemudian dekat secara terus – menerus selama sekitar 30 detik misalnya objek yang berada di luar ruangan. Hal ini dapat membantu merilekskan mata yang lelah. Atau coba lihat daun – daun yang berwarna hijau segar. Bila tidak ada daun, boleh juga jika ada cewek cantik lewat, tatapin dah tuh terus sampai mata seger.
Dengan tata cara penggunaan laptop yang benar, dapat mengurangi dampak negatif yang dapat dirasakan oleh tubuh kita seperti sakit pada bagian leher, pegal – pegal, sakit mata, atau bahkan dapat menyebabkan mata menjadi minus. Untuk mencegah semua itu, penggunaan yang tetap dapat menjadi cara yang ampuh untuk tetap menjadikan tubuh kita sehat. Sekian dulu tips yang dapat saya berikan, kita sambung lagi pada tips – tips menarik selanjutnya. Semoga bermanfaat.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Image result for tuberculosis wallpaper

Gejala TBC, Penyebab dan Cara Pengobatan Penyakit TBC
Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru (90%) dibandingkan bagian lain tubuh manusia.

Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.


Image result for TBC

Penyakit TBC Menular Lewat Udara
Tingkat prevalensi penderita TBC di Indonesia diperkirakan sebesar 289 per 100 ribu penduduk dan insidensi sebesar 189 per 100 ribu penduduk. Bahkan 27 dari 1.000 penduduk terancam meninggal seperti yang dilaporkan Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang dihimpun sepanjang 2011 mengenai tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

Laporan tersebut juga meliris bahwa angka penjaringan penderita baru TBC meningkat 8,46 persen dari 744 penderita TBC di 2010 menjadi 807 per 100.000 penduduk di 2011. Namun, kabar baiknya angka kesembuhan pada 2011 mencapai target sebesar 83,7 persen dan angka keberhasilan pengobatan pada 2011 mencapai target sebesar 90,3 persen.
Gejala Penyakit TBC

Penderita yang terserang basil tersebut biasanya akan mengalami demam tapi tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Gejala lain, penurunan nafsu makan dan berat badan, batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah), perasaan tidak enak (malaise), dan lemah.

Agar bisa mengantisipasi penyakit ini sejak dini, berikut gejala-gejala penyakit tuberculosis yang perlu Anda ketahui.

Gejala utama

Batuk terus-menerus dan berdahak selama tiga pekan atau lebih.

Gejala tambahan yang sering dijumpai
  • Dahak bercampur darah/batuk darah
  • Sesak nafas dan rasa nyeri pada dada
  • Demam/meriang lebih dari sebulan
  • Berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas
  • Badan lemah dan lesu
  • Nafsu makan menurun dan terjadi penurunan berat badan

"Paling mudah untuk mengetahui seseorang terkena tuberkulosis jika dia berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas. Walaupun tidak bisa langsung ditetapkan tuberkulosis karena harus didiagnosis, tapi itu salah satu pertanda. Jika Anda lemas, batuk tak berhenti, nyeri pada dada, dan keringat pada malam hari, langsung segera periksa," tambah dr Arifin Nawas Sp(P), salah seorang tenaga ahli klinis tuberkulosis di RSUP Persahabatan di tempat sama.

Menurutnya, untuk memastikan seseorang terkena TB atau tidak, tim medis melakukan diagnosis dengan mengadakan pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung (BTA) dan gambaran radio logis (foto rontgen).
Penyebab Infeksi TBC

Penyakit ini diakibatkan infeksi kuman mikobakterium tuberkulosis yang dapat menyerang paru, ataupun organ-organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, usus, ginjal, kandungan, tulang, sampai otak. TBC dapat mengakibatkan kematian dan merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyebabkan kematian tertinggi di negeri ini.

Kali ini yang dibahas adalah TBC paru. TBC sangat mudah menular, yaitu lewat cairan di saluran napas yang keluar ke udara lewat batuk/bersin & dihirup oleh orang-orang di sekitarnya. Tidak semua orang yang menghirup udara yang mengandung kuman TBC akan sakit.

Pada orang-orang yang memiliki tubuh yang sehat karena daya tahan tubuh yang tinggi dan gizi yang baik, penyakit ini tidak akan muncul dan kuman TBC akan "tertidur". Namun,pada mereka yang mengalami kekurangan gizi, daya tahan tubuh menurun/ buruk, atau terus-menerus menghirup udara yang mengandung kuman TBC akibat lingkungan yang buruk, akan lebih mudah terinfeksi TBC (menjadi 'TBC aktif') atau dapat juga mengakibatkan kuman TBC yang "tertidur" di dalam tubuh dapat aktif kembali (reaktivasi).

Infeksi TBC yang paling sering, yaitu pada paru, sering kali muncul tanpa gejala apa pun yang khas, misalnya hanya batuk-batuk ringan sehingga sering diabaikan dan tidak diobati. Padahal, penderita TBC paru dapat dengan mudah menularkan kuman TBC ke orang lain dan kuman TBC terus merusak jaringan paru sampai menimbulkan gejala-gejala yang khas saat penyakitnya telah cukup parah.
Pengobatan Penyakit TBC


Untuk mendiagnosis TBC, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terutama di daerah paru/dada, lalu dapat meminta pemeriksaan tambahan berupa foto rontgen dada, tes laboratorium untuk dahak dan darah, juga tes tuberkulin (mantoux/PPD). Pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6-9 bulan dengan paling sedikit 3 macam obat.

Kondisi ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat sembuh total. Apalagi biasanya setelah 2-3 pekan meminum obat, gejala-gejala TBC akan hilang sehingga pasien menjadi malas meminum obat dan kontrol ke dokter.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa.
Menurut World Health Organization (WHO), tercatat ada 7.097 kasus difteri yang dilaporkan di seluruh dunia pada tahun 2016. Di antara angka tersebut, Indonesia turut menyumbang 342 kasus. Sejak tahun 2011, kejadian luar biasa (KLB) untuk kasus difteri menjadi masalah di Indonesia. Tercatat 3.353 kasus difteri dilaporkan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2016 dan angka ini menempatkan Indonesia menjadi urutan ke-2 setelah India dengan jumlah kasus difteri terbanyak. Dari 3.353 orang yang menderita difteri, dan 110 di antaranya meninggal dunia. Hampir 90% dari orang yang terinfeksi, tidak memiliki riwayat imunisasi difteri yang lengkap.
Difteri termasuk salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan imunisasi terhadap difteri termasuk ke dalam program imunisasi wajib pemerintah Indonesia. Imunisasi difteri yang dikombinasikan dengan pertusis (batuk rejan) dan tetanus ini disebut dengan imunisasi DTP. Sebelum usia 1 tahun, anak diwajibkan mendapat 3 kali imunisasi DTP. Cakupan anak-anak yang mendapat imunisasi DTP sampai dengan 3 kali di Indonesia, pada tahun 2016, sebesar 84%. Jumlahnya menurun jika dibandingkan dengan cakupan DTP yang pertama, yaitu 90%.

Penyebab Difteri

Difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae.  Penyebaran bakteri ini dapat terjadi dengan mudah, terutama bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri. Ada sejumlah cara penularan yang perlu diwaspadai, seperti:
  • Terhirup percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk. Ini merupakan cara penularan difteri yang paling umum.
  • Barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, contohnya mainan atau handuk.
  • Sentuhan langsung pada luka borok (ulkus) akibat difteri di kulit penderita. Penularan ini umumnya terjadi pada penderita yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk dan kebersihannya tidak terjaga.
Bakteri difteri akan menghasilkan racun yang akan membunuh sel-sel sehat dalam tenggorokan, sehingga akhirnya menjadi sel mati. Sel-sel yang mati inilah yang akan membentuk membran (lapisan tipis) abu-abu pada tenggorokan. Di samping itu, racun yang dihasilkan juga berpotensi menyebar dalam aliran darah dan merusak jantung, ginjal, serta sistem saraf.
Terkadang, difteri bisa jadi tidak menunjukkan gejala apapun sehingga penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya terinfeksi. Apabila tidak menjalani pengobatan dengan tepat, mereka berpotensi menularkan penyakit ini kepada orang di sekitarnya, terutama mereka yang belum mendapatkan imunisasi.

Gejala Difteri

Difteri umumnya memiliki masa inkubasi atau rentang waktu sejak bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul 2 hingga 5 hari. Gejala-gejala dari penyakit ini meliputi:
  • Terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.
  • Demam dan menggigil.
  • Sakit tenggorokan dan suara serak.
  • Sulit bernapas atau napas yang cepat.
  • Pembengkakan kelenjar limfe pada leher.
  • Lemas dan lelah.
  • Pilek. Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah.
Difteri juga terkadang dapat menyerang kulit dan menyebabkan luka seperti borok (ulkus). Ulkus tersebut akan sembuh dalam beberapa bulan, tapi biasanya akan meninggalkan bekas pada kulit.
Segera periksakan diri ke dokter jika Anda atau anak Anda menunjukkan gejala-gejala di atas. Penyakit ini harus diobati secepatnya untuk mencegah komplikasi.

Diagnosis dan Pengobatan Difteri

Untuk menegakkan diagnosis difteri, awalnya dokter akan menanyakan beberapa hal seputar gejala yang dialami pasien. Dokter juga dapat mengambil sampel dari lendir di tenggorokan, hidung, atau ulkus di kulit untuk diperiksa di laboratorium.
Apabila seseorang diduga kuat tertular difteri, dokter akan segera memulai pengobatan, bahkan sebelum ada hasil laboratorium. Dokter akan menganjurkannya untuk menjalani perawatan dalam ruang isolasi di rumah sakit. Lalu langkah pengobatan akan dilakukan dengan 2 jenis obat, yaitu antibiotik dan antitoksin.
Antibiotik akan diberikan untuk membunuh bakteri dan menyembuhkan infeksi. Dosis penggunaan antibiotik tergantung pada tingkat keparahan gejala dan lama pasien menderita difteri.
Sebagian besar penderita dapat keluar dari ruang isolasi setelah mengonsumsi antibiotik selama 2 hari. Tetapi sangat penting bagi mereka untuk tetap menyelesaikan konsumsi antibiotik sesuai anjuran dokter, yaitu selama 2 minggu.
Penderita kemudian akan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk melihat ada tidaknya bakteri difteri dalam aliran darah. Jika bakteri difteri masih ditemukan dalam tubuh pasien, dokter akan melanjutkan penggunaan antibiotik selama 10 hari.
Sementara itu, pemberian antitoksin berfungsi untuk menetralisasi toksin atau racun difteri yang menyebar dalam tubuh. Sebelum memberikan antitoksin, dokter akan mengecek apakah pasien memiliki alergi terhadap obat tersebut atau tidak. Apabila terjadi reaksi alergi, dokter akan memberikan antitoksin dengan dosis rendah dan perlahan-lahan meningkatkannya sambil melihat perkembangan kondisi pasien.
Bagi penderita yang mengalami kesulitan bernapas karena hambatan membran abu-abu dalam tenggorokan, dokter akan menganjurkan proses pengangkatan membran. Sedangkan penderita difteri dengan gejala ulkus pada kulit dianjurkan untuk membersihkan bisul dengan sabun dan air secara seksama.
Selain penderita, orang-orang yang berada di dekatnya juga disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter karena penyakit ini sangat mudah menular. Misalnya, keluarga yang tinggal serumah atau petugas medis yang menangani pasien difteri.
Dokter akan menyarankan mereka untuk menjalani tes dan memberikan antibiotik. Terkadang vaksin difteri juga kembali diberikan jika dibutuhkan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan proteksi terhadap penyakit ini.

Komplikasi Difteri

Pengobatan difteri harus segera dilakukan untuk mencegah penyebaran sekaligus komplikasi yang serius, terutama pada penderita anak-anak. Diperkirakan 1 dari 5 penderita balita dan lansia di atas 40 tahun meninggal dunia akibat komplikasi difteri.
Jika tidak diobati dengan cepat dan tepat, toksin dari bakteri difteri dapat memicu beberapa komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa. Beberapa di antaranya meliputi:
  • Masalah pernapasan. Sel-sel yang mati akibat toksin yang diproduksi bakteri difteri akan membentuk membran abu-abu yang dapat menghambat pernapasan. Partikel-partikel membran juga dapat luruh dan masuk ke paru-paru. Hal ini berpotensi memicu reaksi peradangan pada paru-paru sehingga fungsinya akan menurun secara drastis dan menyebabkan gagal napas.
  • Kerusakan jantung. Selain paru-paru, toksin difteri berpotensi masuk ke jantung dan menyebabkan peradangan otot jantung atau miokarditis. Komplikasi ini dapat menyebabkan masalah, seperti detak jantung yang tidak teratur, gagal jantung, dan kematian mendadak.
  • Kerusakan saraf. Toksin dapat menyebabkan penderita mengalami masalah sulit menelan, masalah saluran kemih, paralisis atau kelumpuhan pada diafragma, serta pembengkakan saraf tangan dan kaki. Paralisis pada diafragma akan membuat pasien tidak bisa bernapas sehingga membutuhkan alat bantu pernapasan atau respirator. Paralisis diagfragma dapat terjadi secara tiba-tiba pada awal muncul gejala atau berminggu-minggu setelah infeksi sembuh. Karena itu, penderita difteri anak-anak yang mengalami komplikasi umumnya dianjurkan untuk tetap di rumah sakit hingga 1,5 bulan.
  • Difteri hipertoksik. Komplikasi ini adalah bentuk difteria yang sangat parah. Selain gejala yang sama dengan difteri biasa, difteri hipertoksik akan memicu pendarahan yang parah dan gagal ginjal.

Pencegahan Difteri dengan Vaksinasi

Langkah pencegahan paling efektif untuk penyakit ini adalah dengan vaksin. Pencegahan difteri tergabung dalam vaksin DTP. Vaksin ini meliputi difteri, tetanus, dan pertusis atau batuk rejan.
Vaksin DTP termasuk dalam imunisasi wajib bagi anak-anak di Indonesia. Pemberian vaksin ini dilakukan 5 kali pada saat anak berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, satu setengah tahun, dan lima tahun. Selanjutnya dapat diberikan booster dengan vaksin sejenis (Tdap/Td) pada usia 10 tahun dan 18 tahun. Vaksin Td dapat diulangi setiap 10 tahun untuk memberikan perlindungan yang optimal.
Apabila imunisasi DTP terlambat diberikan, imunisasi kejaran yang diberikan tidak akan mengulang dari awal. Bagi anak di bawah usia 7 tahun yang belum melakukan imunisasi DTP atau melakukan imunisasi yang tidak lengkap, masih dapat diberikan imunisasi kejaran dengan jadwal sesuai anjuran dokter anak Anda. Namun bagi mereka yang sudah berusia 7 tahun dan belum lengkap melakukan vaksin DTP, terdapat vaksin sejenis yang bernama Tdap untuk diberikan.
Perlindungan tersebut umumnya dapat melindungi anak terhadap difteri seumur hidup.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Related image

Kembali lagi bersama Mr.B.
Membahas tempat ngopi keren di lembang nih sekarang, namanya Lereng Anteng, kalian udah coba kesini belum? kalo belum harus kesini nih.

Kenapa tempat ini bisa Mr.B bilang keren?
1. Tempat
Related image
Tempatnya nyaman banget buat santai-santai dan berlama-lama disana, ditambah dengan pemandangannya yang waw banget deh.

2. Harga Makanan


Bisa dilihat disini daftar makanan beserta dengan harga-harganya, termasuk murah buat makanan dan kopi didaerah lembang sana, dibandingkan dengan restoran atau cafe sekitar sana, soal rasa pun mereka tidak kalah dengan yang lainnya.

3. Pelayanan
Related image
Percaya atau tidak, pelayanan disini sangat baik seperti cepatnya penyajian dari pihak restoran beserta keramahan dari para pekerja disana, jadi nyaman banget deh buat nongkrong disana.

Sekian blog kali ini.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Related image
Berdirinya Republik Indonesia tak lepas dari peran serta dan perjuangan pemuda zaman dulu untuk melepaskan belengku bangsa dari penjajahan. Keseharian anak muda zaman dulu sangat berbeda dengan anak muda zaman sekarang, atau yang dikenal dengan istilah kids zaman now.
Berikut ini 5 perbedaan gaya hidup kids zaman now dengan anak muda zaman dulu, meski tak semuanya benar.
Sekolah
Pemuda zaman dulu :
Anak muda zaman dulu harus berpikir keras bagaimana mereka bisa bersekolah. Kondisi keuangan sebagian besar orangtua sulit, akses ke sekolah jauh, dan fasilitas dari pemerintah pun terbatas. Anak muda zaman dulu harus berjuang sendiri untuk mengenyam pendidikan.
Kids zaman now :
Di tengah keadaan negara yang jauh lebih maju, kids zaman now justru malas sekolah, sering bolos. Padahal orangtua mereka mampu memfasilitasi pendidikan, terlebih pemerintah banyak membuat program sekolah gratis.
Gaya pacaran
Pemuda zaman dulu :
Pacaran malu-malu, pakai surat cinta dan akhirnya banyak yang dijodohkan. Malam minggu belum tentu bisa ngapel ke rumah pacar.
Kids zama now :
Kecil-kecil berani pacaran, gaya pacaran seperti orang dewasa. Lebih takut sama pacar ketimbang orangtua. Pamer kemesraan di depan umum dan media sosial. Traktir pacar pakai uang orangtua.
Jiwa patriotisme
Pemuda zaman dulu :
Berjuang sungguh-sungguh membebaskan negara dari penjajahan. Turut merumuskan masa depan bangsa. Mayoritas terlibat aktif di kegiatan-kegiatan sosial dan pergerakan.
Kids zaman now :
Kegiatan bersifat nasionalisme dianggap membosankan. Lebih sibuk bergaul demi eksis daripada membela negara, suka mengeluh dan banyak menuntut pada pemerintah, kalau pun ikut kegiatan nasionalisme paling hanya untuk foto-foto dan diunggah ke media sosial.
Kebiasaan di rumah
Pemuda zaman dulu :
Membantu pekerjaan rumah orangtua sudah pasti, ikut mengurus adik, banyak membaca buku dan ibadah.
Kids zaman now :
Boro-boro membantu orangtua membereskan kamar sendiri saja hal langka. Kerja di rumah hanya main gedget, main PS, tidur, makan dan nongkrong di rumah sama teman-teman. Parahnya kalau di rumah lagi kosong, kids zaman now bawa pacar ke rumah.
Pergaulan
Pemuda zaman dulu :
Bergaul bukan prioritas utama bagi pemuda zaman dulu. Mereka bergaul khusus untuk bersosialisasi agar punya kerabat. Jadi jarang ada pemuda zaman dulu yang nongkrong di kafe berjam-jam.
Kids zaman now :
Jalan ke mal baru merupakan hal wajib. Termasuk juga nongkrong di kafe. Anak zaman sekarang juga bergaulnya banyak di media sosial, tapi kalau bertemu teman-teman tujuanya paling hanya untuk dapat spot bagus untuk foto dan selanjutnya tetap untuk diunggah ke media sosial.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya. Oleh karena itu untuk tetap sehat orang rela melakukan apa saja. Segala cara yang dilakukan baik yang bernilai medis maupun non medis, dari yang logis hingga yang bernuansa supernatural adalah beragam usaha yang dilakukan oleh banyak orang dari berbagai kalangan untuk senantiasa sehat atau mendapatkan kembali kesehatannya.



Tak jarang cara yang dilakukan menghabiskan banyak biaya dan bahkan juga tidak jarang menabrak aneka norma dan logika. Tetapi sebenarnya menjaga diri untuk tetap sehat tidaklah sulit, bahkan juga kadangkala tidak memerlukan biaya sama sekali. Tetapi tentunya butuh ekstra kesabaran dan ketelatenan yang hanya sedikit orang bisa untuk tetap konsisten menjalani. Berikut kami sajikan 25 cara hidup sehat yang dapat Anda jadikan rujukan untuk tetap sehat dan senantiasa bahagia dalam menjalani hidup. Berikut paparannya untuk Anda.

1. Perbanyak Konsumsi Air Putih

minum air putih
Tahukah Anda bahwa sebagian besar dari kita sebenarnya seringkali kurang minum cukup air setiap hari? Ini tentu hal yang tidak baik sebab seperti kita ketahui air sangat penting bagi tubuh kita. Ini karena kita kehilangan air setiap hari melalui urine, buang air besar, keringat dan pernapasan, sehingga kita perlu mengisi asupan air kita.
Sebuah penelitian menunjukkan jumlah air yang kita butuhkan adalah tergantung pada berbagai faktor. Seperti kondisi iklim dan cuaca, aktivitas fisik yang kita lakukan, dan berat badan, tetapi umumnya kita perlu 2,7-3,7 liter asupan air. Jika muncul tanda-tanda seperti misalnya; urine Anda berwarna atau agak kuning, bibir kering, mulut kering dan sedikit buang air kecil. Segeralah minum air karena itu tanda-tanda yang muncul karena tubuh Anda mulai kekurangan cairan.

2. Tidur dan Beristirahatlah yang Cukup

Tidur dan istirahat yang cukup adalah salah satu kunci dari kebiasaan hidup yang sehat. Ini sangat beralasan sebab tubuh sangat membutuhkan istirahat untuk dapat beraktifitas kembali dengan maksimal. Tetapi bila Anda tidak beristirahat dengan baik, Anda bisa mengkompensasi dengan makan lebih banyak, tetapi ini sangat tidak direkomendasikan oleh para ahli kesehatan. Cukup istirahat dan tidur juga mencegah penuaan dini.

3. Meditasi

Meditasi menenangkan pikiran dan menenangkan jiwa Anda. Ketenangan sendiri sangat bermanfaat untuk kesehatan karena dapat menjauhkan kita dari stress yang menjadi sumber dari banyak penyakit dan gangguan kesehatan.

4. Berolahraga Teratur

Penelitian telah menunjukkan bahwa berolahraga setiap hari membawa manfaat luar biasa bagi kesehatan kita, termasuk peningkatan rentang hidup, menurunkan risiko penyakit, kepadatan tulang yang lebih tinggi dan penurunan berat badan. Jika Anda tidak punya waktu untuk berolahraga atau pergi ke pusat kebugaran, berjalan kaki atau aktifitas sehari-hari seperti memilih untuk naik tangga dan buka lift akan menjadi aktifitas pengganti olahraga yang mudah dan murah.

5. Lakukan Olahraga Sebagai Bagian dari Kesenangan

run
Ketika Anda menikmati olahraga, Anda akan secara alami ingin melakukannya. Sebab olahraga yang terpaksa akan menimbulkan penderitaan yang alih-alih menyebabkan Anda ingin terus melakukannya tetapi malah menjadikan Anda malas. Jadi pilih olahraga yang Anda senangi dan lakukanlah rutin.

6. Berolahragalah seperti Bermain

Latihan kardio saja seperti misalnya jogging akan membuat Anda penat dan bosan. Berikan tubuh Anda lebih banyak olahraga yang menyenangkan dan berkelompok, seperti misalnya basket, sepak bola, renang, tenis, badminton atau voli dan masih banyak yang lain. Ini akan menyenangkan karena Anda sekaligus juga dapat bersosialisasi dengan orang lain sembari melakukan aktivitas yang sehat.

7. Makan Lebih Banyak Buah

Makanlah lebih banyak buah dan kurangi vitamin sintetis. Ada banyak jenis buah yang dapat Anda konsumsi yang selain menyehatkan juga rasanya dijamin enak.

8. Makan Lebih Banyak Sayuran

Seperti halnya buah-buahan, sayuran penting untuk kesehatan kita. Para ahli menyarankan bahwa kita setidaknya harus mengkonsumsi 5-9 porsi buah-buahan / sayuran, setiap harinya. Kabar buruknya adalah kebanyakan orang kurang menyenangi untuk mengkonsumsi sayuran, dan ini tentu adalah hal yang tidak baik untuk kesehatan kita.

9. Pilih Makanan Berwarna Cerah sebagai Antioksidan

Buah-buahan dan sayuran dengan warna-warna cerah biasanya tinggi dalam anti-oksidan. Anti-oksidan sangat diperlukan oleh tubuh karena mereka menghilangkan dan menangkal radikal bebas dalam tubuh kita yang bisa merusak sel-sel tubuh kita.
Jadi mungkin Anda perlu untuk mulai mengkonsumsi sayur dan buah dengan warna-warna yang berbeda, seperti misalnya; putih (Pisang, jamur), Kuning(Nanas, Mangga), Oranye (Jeruk, Pepaya), Merah(Aple, Stroberi, Tomat, Semangka), Hijau (Jambu, Alpukat, mentimun, Selada, Seledri), Ungu/Biru (Buah Berry, Terong, Buah Plum). Diet Warna ini juga baik untuk menjaga diet yang menyehatkan serta membentuk tubuh ideal.

10. Kurangi Makanan Olahan dan Makanan dalam Kaleng

makanan kaleng.jpg
Makanan  olahan atau kalengan sebaiknya Anda hindari karena berbagai alasan seperti misalnya; nilai gizi yang sering tidak sempurna, adanya pengawet yang ditambahkan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, jika dikonsumsi terus menerus dan dalam jangka waktu panjang. Bahkan juga penambahan garam yang harus Anda pertimbangkan sebelum mengkonsumsi makanan olahan atau kalengan terlalu sering.

11. Mulailah Mencintai Diri Sendiri

Dengan mencintai diri sendiri Anda akan terhindar dari dampak buruk stress yang dapat berakibat buruk juga bagi kesehatan. Selain itu Anda juga dapat mengambil lebih banyak manfaat dengan pemikiran positif terhadap cara pandang tentang hidup dan kehidupan yang lebih luas yang tentu menjadikan Anda pribadi yang lebih bahagia setiap harinya.

12. Berjalan dengan Bertelanjang Kaki

Ada banyak manfaat yang terbukti positif berjalan dengan bertelanjang kaki berjalan mulai dari dapat memperbaiki postur tubuh Anda lebih baik, mengurangi stres untuk kaki dan sendi Anda. Ini   sungguh beralasan ilmiah karena berjalan dengan bertelanjang kaki memberikan efek pijatan yang menciptakan rasa nyaman ke sekujur badan Anda

13. Jauhi Orang-Orang dengan Pola Pikir Negatif

Sikap mental yang positif merupakan bagian penting dari hidup sehat. Ini tentu menjadikan Anda tidak perlu untuk mendekati Orang-orang berpikiran negatif yang akan meracuni pikiran Anda dengan segala pemikiran yang dapat menyebabkan stres yang berdampak buruk untuk kesehatan Anda.

14. Bersihkan diri Anda Sendiri juga dari Hal yang Negatif

Menjadi sehat adalah pilihan, selain Anda menolak faktor eksternal Anda juga harus mampu untuk menetralisir segala pikiran kontra produktif atau negatif yang dapat menjadikan Anda tidak bahagia dan stres.

15. Tuliskan Mimpi dan Kebahagian Anda

menulis
Menyimpan pikiran-pikiran ini terpendam dalam diri itu tidak sehat. Oleh karenanya menulis akan bisa menjadi salah satu hal yang memicu pelepasan hal negatif dari dalam diri Anda sendiri. Ini juga berarti bahwa tidak sekedar menulis, tetapi juga meletakkan dasar-dasar kebahagian hidup Anda kedepan. Penelitian telah menyebutkan bahwa, sebagian remaja dan orang dewasa yang tumbuh dengan kebiasaan menulis buku harian memiliki kecenderungan yang lebih bahagia ketimbang yang tidak.

16. Kenali Makanan Pemicu, Kendalikan Asupan Gula dan Garam Anda

Mengkonsumsi gula dan garam berlebihan dapat mengganggu kesehatan, meski demikian tetap diperlukan konsumsi gula dan garam dalam kadar yang tepat.

17. Seringlah Bernafas Dalam-Dalam

Anda mungkin tahu bagaimana untuk bernapas, tetapi sudahkah Anda bernapas dengan cara yang tepat dan sehat? Anehnya sebagian besar dari kita tidak bernapas dengan benar – sebab hanya bernafas dangkal.
Seperti seorang Atlet yang dilatih teknik pernapasan yang tepat untuk mendapatkan performa terbaik mereka. Sebuah tarikan nafas yang penuh di mana Anda benar-benar mengisi paru-paru Anda dengan oksigen akan membuat kita menjadi lebih segar dan bergairah.

18. Hindari Cara Makan yang Melibatkan Emosional

Tak jarang ketika kita stress atau merasa tertekan kita makan lebih banyak, ini adalah sebuah bencana bagi kesehatan. Cara makan yang melibatkan emosi atau menuruti emosi akan menyebabkan dampak buruk, yang paling terlihat tentunya adalah obesitas.

19. Makanlah dalam Porsi Kecil

Makanlah sedikit tapi sering, ini akan membuat Anda merasa lebih baik. Karena dengan demikian tubuh Anda akan dapat mencerna makanan dalam proses metabolisme dengan lebih sempurna. Ini bukan berarti adalah pembenaran untuk kebiasan mengemil tentunya.

20. Berhenti Makan ketika Anda Merasa Kenyang

makan
Kebanyakan dari kita sering kali memiliki kebiasaan makan yang tidak menentu kadang kita makan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Tak jarang situasi sosial juga mendukung seperti misalnya ketika kita sedang ada di tengah pesta. Ingatlah bahwa Anda bukan mesin penggiling yang bisa menghabiskan seluruh makanan yang terhidangkan.

21. Karbohidrat Coklat vs Karbohidrat Putih

Menganti nasi putih dengan beras merah atau beras dengan kulit ari yang masih tersisa, roti putih dengan roti gandum utuh. Juga adalah sebuah kebiasan yang baik bagi kesehatan.

22. Hiduplah dengan Tujuan

Kesehatan yang positif dimulai dari dalam! Apakah Anda menjalani kehidupan yang berarti? Apakah Anda hidup sejalan dengan tujuan Anda? Pastikan Anda mencanangkan tujuan hidup Anda, dan raihlah dengan penuh ketenangan adalah suatu hal yang baik dan berati untuk hidup dan kesehatan Anda.

23. Katakan Tidak untuk Makanan Berminyak

Mengurangi asupan makanan cepat saji, gorengan serta makanan berminyak lainnya akan berdampak baik bagi kesehatan Anda.

24. Kendalikan Kandungan Gula pada Tubuh Anda

Simpan hal-hal yang terlalu manis, permen, coklat, cake dengan toping yang terlalu manis. Mungkin semua enak dan luar biasa dipAndan mata mungkin lebih lagi ketika menyentuh lidah, tapi ingatlah kesehatan Anda adalah mutlak adanya.

25. Go organik

organic food.jpg
Sering ada pertanyaan, “apa itu makanan organik?”dan jawabannya adalah "makanan yang dihasilkan tanpa input sintetis seperti pestisida dan pupuk kimia, tidak mengandung organisme hasil rekayasa genetika, dan tidak diproses menggunakan radiasi, pelarut industri, atau makanan tambahan kimia". Dengan memperhatikan penjelasannya saja mungkin sudah terbayang sayuran hijau, atau buah tanpa pestisida yang tentu bebas dari rasa khawatir untuk menyantapnya pula.

Hidup Sehat itu Mudah, Kuncinya Disiplin

Sehat itu mahal, jika sakit apapun yang kita punya bisa habis terjual buat berobat, oleh karena itu jika Anda ingin berhemat, maka jalani saja pola hidup sehat. Hidup sehat sendiri sangat sederhana. Anda tinggal ikuti saja 45 cara hidup sehat seperti uraian diatas. Jika Anda disiplin dalam menjalankannya, selain hemat biaya dalam menjalankannya, kesehatan Anda juga akan terjaga.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Image result for time travel wallpaper

Teori Albert Einstein yang disebut relativitas khusus (dan, sebagai tambahan, teori relativitas umum) secara eksplisit memperbolehkan sejenis dilasi waktu yang secara biasa disebut perjalanan waktu. Teori ini mengungkapkan bahwa bagi seorang pengamat yang diam secara relatif, waktu kelihatannya berjalan lebih lambat bagi sebuah objek yang bergerak dengan lebih cepat.

Image result for time travel wallpaper
Banyak anggota komunitas ilmiah percaya bahwa perjalanan waktu itu kemungkinan besar tidak mungkin. Kepercayaan ini terutama berdasarkan pisau cukur Occam. Setiap teori yang memperbolehkan perjalanan waktu menuntut bahwa semua isu kausalitas harus terpecahkan. Apakah yang terjadi jika seseorang kembali ke masa lampau dan membunuh kakeknya?- lihat paradoks kakek. Dan juga, ketiadaan bukti eksperimental tentang adanya perjalanan waktu, maka secara teori lebih mudah diasumsikan bahwa hal ini tidak terjadi. Dan memang, Stephen Hawking pernah berkata bahwa ketiadaan wisawatan atau turis dari masa depan yang menjenguk kita merupakan sebuah argumentasi yang kuat dalam menentang adanya fenomena ini. Argumentasinya ini merupakan sebuah variasi dari paradoks Fermi, yang menentang akan adanya mahluk luar angkasa. Namun di sisi lain, asumsi bahwa perjalanan waktu itu mustahil merupakan hal yang menarik pula bagi para fisikawan karena ini menimbulkan pertanyaan mengapa tidak dan hukum fisika apa yang tidak memperbolehkannya.
Namun, ada beberapa yang beranggapan bahwa perjalanan waktu ini bisa terjadi jika manusia bisa membuat dirinya atau sebuah mesin yang mampu melebihi kecepatan cahaya dan menuju ke waktu yang mereka inginkan, tapi jika terjadi kesalahan bisa membuka black hole karena adanya ketidakseimbangan di dunia ini.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Related image
Komunikasi massa adalah proses dimana seorang atau sekelompok orang atau organisasi yang besar menyusun sebuah pesan dan mengirimkannya melalui beragam media kepada khalayak luas yang anonim dan heterogen. Kehadiran media komunikasi modern sebagai dampak makin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi cenderung mengaburkan batasan antara komunikasi antar pribadi atau komunikasi interpersonal tradisional dan komunikasi massa.
ads
Misalnya seorang yang memiliki perangkat komputer dan keterampilan mengoperasikan komputer dapat mempublikasikan majalah sendiri. Hal ini menjadi pertanyaan para peneliti apakah berbagai bentuk komunikasi baru tersebut dapat dikategorikan ke dalam komunikasi massa.
Para peneliti telah mengkaji media dan komunikasi selama lebih dari seabad. Terdapat tiga paradigma dimana media menjadi kajian utama dalam penelitian komunikasi massa:
  • Paradigma pertama adalah paradigma kekuatan efek media yang melihat kuatnya pengaruh media terhadap khalayak massa.
  • Paradigma kedua adalah paradigma efek terbatas atau efek minimalis media terhadap khalayak massa.
  • Paradigma ketiga, paradigma efek kumulatif media terhadap khalayak massa (Littlejohn dan Foss, 2009 : 623 – 624).
Terdapat beberapa teori komunikasi yang secara spesifik menitikberatkan pada komunikasi massa dan beberapa teori lainnya yang digunakan untuk meneliti media massa. Sebagian besar teori yang digunakan berkembang diluar bidang studi komunikasi yang kemudian diaplikasikan ke dalam studi media oleh para peneliti.
Littlejohn dan Foss dalam bukunya Encyclopedia of Communication Theory (2009) membagi teori komunikasi massa ke dalam tiga kategori, yaitu teori-teori yang berkaitan dengan budaya dan masyarakat, teori-teori yang berkaitan dengan pengaruh dan persuasi media, dan teori-teori yang berkaitan dengan penggunaan media. Selain teori-teori yang menekankan pada proses dampak media massa dan khalayak massa, beberapa teori komunikasi massa juga menitikberatkan pada isi pesan media serta struktur dan penampilan media massa.
Berikut adalah beberapa teori komunikasi massa beserta penjelasannya.
1. Teori Pengaturan Agenda (Agenda Setting Theory)
Teori pengaturan agenda merupakan salah satu teori yang menjelaskan efek kumulatif media. Beberapa tokoh yang merumuskan teori ini adalah Bernard Cohen, Maxwell McCombs, dan Donald Shaw. Teori pengaturan media menggambarkan kekuatan pengaruh media. Inti dari teori pengaturan media adalah pembentukan kepedulian dan perhatian publik terhadap beberapa isu yang ditampilkan oleh media berita.
Terdapat dua asumsi dasar yang mendasari sebagian besar penelitian mengenai pengaturan media yaitu bahwa pers dan media tidak merefleksikan kenyataan yang sebenarnya setelah dilakukan penyaringan, dan konsentrasi media terhadap beberapa isu dan subyek mengajak publik untuk menerima isu tersebut lebih penting daripada isu lainnya.
2. Teori Sistem Ketergantungan Media (Media Systems Dependency Theory atau Dependency Theory)
Teori ini menyatakan bahwa media bergantung pada konteks sosial dan pertama kali dirumuskan oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin DeFleur (1976). Mereka memandang bahwa bertemunya media dengan khalayak didasarkan atas tiga perspektif, yaitu perspektif perbedaan individual, perspektif kategori sosial, dan perspektif hubungan sosial (Rakhmat, 2001 : 203)
Asumsi teori ini memandang bahwa dependensi relatif khalayak terhadap sumber media massa jika dibandingkan dengan sumber informasi lainnya merupakan suatu variabel yang harus ditentukan secara empiris. Semakin besar kadar dependensi khalayak terhadap media massa dilihat dari segi perolehan informasi dan semakin tinggi kadar kritis serta ketidakstabilan masyarakat, maka akan semakin besar pula kekuasaan yang dapat dimiliki oleh media (atau kekuasaan yang dikaitkan dengan peranannya) (McQuail, 1987 : 84-85).
3. Teori Spiral Keheningan (Spiral of Silence Theory)
Teori yang diperkenalkan oleh Elisabeth Noelle-Neumann (1974) menggambarkan hubungan efek media terhadap pembentukan opini publik dan pola perilaku demokratis. Frasa “spiral of silence” mengacu pada bagaimana orang-orang yang cenderung untuk tetap diam ketika mereka merasa pandangannya merupakan minoritas. Setiap individu yang melihat opininya sendiri diterima akan mengekspresikannya.
Sementara itu, mereka yang berpikir dirinya sebagai minoritas akan menekan pandangannya. Para innovator dan agen perubahan tidak takut dalam menyuarakan pendapat yang berbeda sebagaimana mereka tidak takut terhadap isolasi.
4. Teori Kesenjangan Pengetahuan (Knowledge Gap Theory)
Teori ini pertama kali dikenalkan oleh Phillip Tichenor, George Donohue, dan Clarice Olien. Teori ini menyatakan bahwa bertambahnya jumlah informasi mengenai suatu topik mengakibatkan bertambahnya pula kesenjangan pengetahuan antara mereka yang mengetahui lebih banyak dan mereka yang mengetahui lebih sedikit.
Teori kesenjangan pengetahuan dapat membantu menjelaskan berbagai penelitian yang menitikberatkan pada opini publik. Kesenjangan pengetahuan dapat menghasilkan bertambahnya kesenjangan antara orang-orang yang memiliki status sosioekonomi yang rendah dan orang-orang yang memiliki startus sosioekonomi yang tinggi.
Kemudian, memperbaiki kehidupan orang-orang dengan informasi melalui media massa tidak selalu berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan karena menemui berbagai hambatan-hambatan komunikasi. Media massa mungkin saja memberikan efek memperbesar perbedaan kesenjangan diantara anggota kelas sosial.
Terdapat lima alasan untuk menjustifikasi terjadinya kesenjangan pengetahuan sebagaimana yang diutarakan oleh Tichenor, Donohue, dan Olien (1970) yaitu bahwa orang-orang dengan tingkat sosioekonomi yang lebih tinggi :
  • Memiliki keterampilan komunikasi, pendidikan, kemampuan membaca, kemampuan mengingat informasi yang lebih baik.
  • Dapat menyimpan informasi secara lebih mudah atau mengingat topik berdasarkan latar belakang pengetahuan.
  • Memiliki konteks sosial yang lebih relevan.
  • Lebih baik dalam melakukan terpaan selektif, penerimaan, dan retensi.
  • Lebih mudah menjangkau media massa.
5. Teori Imperialisme Budaya (Cultural Imperialism Theory)
Denis McQuail dalam bukunya Teori Komunikasi Massa (1987 : 99 -100), teori ini berasal dari teori sekaligus bukti awal mengenai peran media dalam pembangunan nasional. Teori ini berpandangan bahwa media dapat membantu modernisasi dengan memperkenalkan nilai-nilai barat dilakukan dengan mengorbankan nilai-nilai tradisional dan hilangnya keaslian budaya lokal.
Secara sederhana dapat dikemukakan bahwa nilai-nilai yang diperkenalkan itu adalah nilai-nilai kapitalisme dan karenanya proses imperialistis serta dilakukan secara sengaja, atau disadari dan sistematis, yang menempatkan Negara yang sedang berkembang dan lebih kecil di bawah kepentingan kekuasaan kapitalis yang lebih dominan.
6. Teori Studi Kultural Kritis (Critical Cultural Studies Theories)
Teori ini menitikberatkan pada peran sosial media massa dan bagaimana media dapat digunakan untuk mendefinisikan hubungan kekuasaan diantara beragam subkultur dan menjaga status quo. Para ahli meneliti bagaimana media berhubungan dengan berbagai masalah seperti ideologi, ras, kelas sosial, dan gender.
Kemudian,  media tidak hanya dilihat sebagai sebuah refleksi budaya tapi juga sebagai produser budaya mereka sendiri. Penekanannya adalah pada bagaimana struktur sosial dan politik mempengaruhi komunikasi bermedia dan bagaimana dampak hubungan kekuasaan dalam menjaga atau mendukung kekuasaan tersebut dalam masyarakat.
7. Teori Sosial Kognitif (Social Cognitive Theory)
Teori sosial kognitif dibangun pertama kali oleh seorang psikolog Albert Bandura sekitar tahun 1960an.
Teori ini menitikberatkan pada bagaimana dan mengapa orang-orang cenderung untuk meniru apa yang dilihat melalui media. Ini adalah teori yang fokus pada kapasitas kita untuk belajar dengan mengalaminya secara langsung.
Proses belajar melalui pengamatan ini bergantung pada sejumlah faktor, yaitu kemampuan subyek untuk memahami dan mengingat apa yang ia lihat, mengidentifikasi karakter bermedia, dan berbagai hal yang membimbing kepada proses pemodelan perilaku. Teori sosial kognitif adalah salah satu teori yang paling sering digunakan untuk meneliti media dan komunikasi massa.
8. Teori Pengembangan (Cultivation Theory)
Teori pengembangan adalah suatu pendekatan yang dibangun oleh Profesor George Gerbner. Ia memulai proyek penelitian mengenai indikator-indikator budaya pada pertengahan tahun 1960an. Penelitian ini untuk mengkaji apakah dan bagaimana menonton televisi dapat mempengaruhi ide atau gagasan pemirsa mengenai dunia.
Berdasarkan pendapat para peneliti, televisi adalah pendongeng utama di dalam masyarakat masa kini. Selain itu, televisi juga telah menjadi sumber utama sosialisasi bagi masyarakat. Televisi juga menampilkan sebuah mainstream atau pandangan yang seragam mengenai dunia saat ini.
Selain itu, terdapat beberapa tema yang secara konsisten diangkat ke layar televisi yaitu kekerasaan, peran gender secara stereotype, dan berbagai macam program virtual lainnya. Semakin sering seseorang menonton televisi maka akan ia akan semakin percaya bahwa bahwa kenyataan yang ada dalam tayangan televisi sama dengan kenyataan yang ada dalam kehidupan nyata. Karenanya, pemirsa kelas berat akan merasa bahwa dunia tempat ia tinggal adalah tempat yang paling berbahaya.
9. Teori Jarum Hipodermik (Hypodermic Needle Theory)
Teori jarum hipodermik disebut juga dengan Magic Bullet atau Stimulus Response Theory. Menurut teori ini, media massa memiliki dampak yang sifatnya langsung, segera serta kuat terhadap khalayak massa. Media massa pada kurun waktu 1940an hingga 1950an digambarkan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap perubahan perilaku.
Beberapa faktor yang memberikan kontribusi terhadap teori kuatnya dampak media massa adalah berkembangnya popularitas radio serta televisi yang begitu cepat, munculnya industri-industri persuasi seperti periklanan dan propaganda, hasil penelitian yang dilakukan oleh Payne Fund pada tahun 1930an yang menitikberatkan pada dampak motion pictures terhadap anak-anak serta monopolisasi media massa yang dilakukan oleh Hitler selama perang dunia II untuk menyatukan rakyat Jerman dibelakang partai Nazi.
Teori ini mengasusmsikan bahwa media massa dapat mempengaruhi sebagian besar kelompok orang-orang secara langsung dan seragam dengan cara membombardir mereka dengan pesan-pesan yang sesuai yang dirancang untuk memantik respon yang diinginkan.
10. Teori Dua Tahap (Two Step Flow Theory)
Teori dua tahap diformulasikan oleh Paul F. Lazarfeld dan kawan-kawan berdasarkan hasil survey terhadap pemilih. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa hubungan sosial informal memegang peranan dalam memodifikasi perilaku yang mana masing-masing individu memilah isi media kampanye.
Studi ini juga mengindikasikan bahwa berbagai ide atau gagasan seringkali mengalir dari radio dan surat kabar kepada pemuka pendapat dan dari mereka kemudian disampaikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kelompok sosial informal memiliki beberapa tingkatan dalam mempengaruhi orang-orang dan cara mereka memilah isi media dan bertindak terhadapnya.
11. Teori Penggunaan dan Kepuasan (Uses and Gratification Theory)
Teori ini yang digagas oleh Elihu Katz, Jay G. Blumler dan Michael Gurevitch muncul sebagai reaksi terhadap penelitian komunikasi massa tradisional yang menekankan pada pengirim dan pesan. Teori penggunaan dan kepuasaan menekankan pada khalayak yang aktif dalam menggunakan media massa. Yang menjadi poin utama teori penggunan dan kepuasan adalah orientasi psikologis dalam memenuhi kebutuhan, motivasi, dan kepuasan pengguna media massa.
Asumsi teori penggunaan dan kepuasaan adalah menjelaskan penggunaan serta fungsi media bagi individu, kelompok, dan masyarakat secara umum. Terdapat tiga tujuan dalam mengembangkan teori penggunaan dan kepuasan yaitu:
  • Menjelaskan bagaimana masing-masing individu menggunakan komunikasi massa untuk memuaskan kebutuhannya,
  • Menemukan hal-hal yang mendasari motivasi penggunaan media dari masing-masing individu,
  • Mengidentifikasi konsekuensi positif maupun negatif dari penggunaan media oleh masing-masing individu.
Inti dari teori penggunaan dan kepuasan terletak pada asumsi anggota khalayak secara aktif mencari media massa untuk memenuhi kebutuhan masing-masing individu.
12. Teori Media (Medium Theory)
Marshall McLuhan dan Harold Innis adalah dua orang peneliti yang seringkali diasosiasikan dengan teori media. Teori media dicetus oleh Marshall McLuhan (1964) yang menyatakan bahwa medium is the message atau media adalah pesan.
Pernyataan ini menekankan pada bagaimana media komunikasi berbeda tidak hanya dalam terminologi isi tetapi juga pada bagaimana mereka dibangun dan disalurkan melalui pikiran dan rasa. Ia membedakan media dengan proses kognitif. Ide McLuhan yang paling terkenal adalah saluran sebagai kekuatan dominan yang harus dipahami untuk mengetahui bagaimana media mempengaruhi masyarakat dan budaya.
Teori media menitikberatkan pada karaketristik media itu sendiri lebih dari sekedar apa yang dikirimkan atau bagaimana suatu informasi diterima. Dalam teori media, sebuah media tidaklah sesederhana sebuah surat kabar, internet sebagai media informasi, kamera digital dan sebagainya. Lebih dari itu, media merupakan lingkungan simbolis dari beberapa tindakan komunikatif.
Di sisi lain, media sebagai bagian dari pesan apapun yang dikirimkan, memiliki dampak bagi setiap individu dan masyarakat. Tesis McLuhan menyatakan bahwa orang-orang beradaptasi terhadap lingkungannya melalui berbagai macam keseimbangan atau rasio indrawi, dan media saat ini utamanya membawa sebuah rasio inderawi yang mempengaruhi persepsi.
13. Teori Kekayaan Media (Media Richness Theory)
Teori yang dianggap sangat mempengaruhi teori media paling tidak untuk media baru adalah teori kekayaan media yang dicetuskan oleh Richard Daft dan Robert Lengel dalam sebuah artikel tahun 1986. Teori kekayaan media didasarkan pada teori kontingensi dan teori proses informasi yang dicetuskan oleh Galbraith (1977).
Dua asumsi utama dari teori kekayaan media adalah orang-orang menginginkan dapat mengatasi ketidakpastian dalam organisasi serta keberagaman media yang secara umum digunakan dalam sebuah organisasi kerja lebih baik untuk menyelesaikan tugas dibandingkan yang lain.
Dengan menggunakan empat macam kriteria, Daft dan Lengel menyajikan hierarki kekayaan media yang diawali dari tingkat kekayaan yang tinggi ke tingkat kekayaan yang lebih rendah untuk mengilustrasikan kapasitas berbagai tipe media terhadap proses komunikasi dalam organisasi. Kriteria tersebut adalah ketersediaan umpan balik yang segera, kapasitas media untuk mentransmisikan berbagai petunjuk seperti bahasa tubuh, intonasi suara dan infleksi, penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi, dan fokus personal terhadap media.
Komunikasi tatap muka adalah media komunikasi yang paling kaya dalam sebuah hierarki diikuti berikutnya oleh telepon, surat elektronik, surat, catatan, memo, laporan khusus dan flyer serta bulletin. Dilihat dari perspektif strategi manajemen, teori kekayaan media berpendapat bahwa manajer dapat melakukan beberapa improvisasi dalam penampilan dengan menyesuaikan karakteristik media dengan karakteristik tugas.
14. Teori Konsistensi (Consistency Theories)
Festinger memformulasikan teori konsistensi yang membicarakan tentang kebutuhan orang-orang untuk konsisten terhadap keyakinan dan penilaian yang dimiliki. Dalam rangka untuk mengurangi disonansi yang dibentuk oleh inkonsistensi dalam kepercayaan, penilaian, dan tindakan, orang akan mengekspos dirinya dengan beragam informasi yang konsisten dengan ide dan tindakan mereka serta menutup bentuk-bentuk komunikasi lain.
15. Teori Difusi Inovasi (Diffusion of Innovations Theory)
Teori yang digagas oleh Bryce Ryan dan Neil Gross (1943) menitikberatkan pada proses dimana sebuah ide baru dikomunikasikan melalui beragam saluran komunikasi diantara anggota suatu sistem sosial. Model ini menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi pikiran serta tindakan orang-orang serta proses mengadopsi sebuah teknologi atau ide baru.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

recent posts

Blog Archive

  • Januari 2018 (12)
  • Desember 2017 (3)
  • November 2017 (1)

Created with by BeautyTemplates | Distributed by Blogger